Kemendikdasmen Luncurkan Program STEM Nasional untuk Ubah Anggapan Sains Sulit dan Mahal

Kamis, 03 September 2026 | 9:00:00 PM WIB

Bagikan:
Mendikdasmen saat meluncurkan STEM Nasional (Foto: GTK Kemendikdasmen)

Jakarta (AsiaNews24) - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan Program STEM Nasional di PAUD Terpadu Kalirejo, Kudus, Jawa Tengah. Program ini bertujuan menumbuhkan minat dan kemampuan anak dalam bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika sejak usia dini.


Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menjelaskan bahwa pengenalan STEM sejak awal sejalan dengan kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun. Menurutnya, pembelajaran sains dan matematika untuk anak usia dini tidak selalu berarti langsung mengajarkan perhitungan yang rumit.


Kemendikdasmen ingin mengubah pandangan bahwa sains merupakan pelajaran yang sulit dan membutuhkan biaya mahal. Pembelajaran STEM, menurut Abdul Mu'ti, tidak harus selalu dilakukan di laboratorium modern dengan peralatan canggih.


Anak-anak dapat mempelajari berbagai konsep sains melalui kegiatan sederhana dan lingkungan di sekitar mereka. Karena itu, pembelajaran diharapkan dapat membuat siswa menemukan hal-hal baru dari kehidupan sehari-hari.


Selain membangun kemampuan di bidang STEM, Kemendikdasmen juga menekankan pentingnya membentuk pola pikir berkembang atau growth mindset. Dengan pola pikir tersebut, siswa diharapkan percaya bahwa kemampuan dalam mempelajari sains dapat terus dikembangkan.


Abdul Mu'ti menambahkan bahwa pembelajaran sains sebaiknya dibuat lebih menyenangkan, penuh kesadaran, dan memiliki makna bagi kehidupan siswa. Melalui pendekatan tersebut, pemerintah berharap semakin banyak anak yang tertarik untuk mempelajari bidang sains dan teknologi sejak usia dini.

Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI

 
Asia News 24 - ALL RIGHTS RESERVED