Erupsi Anak Krakatau, KAI Pastikan Operasional Kereta Tetap Berjalan Aman

Minggu, 06 September 2026 | 23:23 WIB

Bagikan:
Ilustrasi kereta api (foto: infopublik.id)

Jakarta (AsiaNews24) - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan perjalanan kereta api tetap berlangsung dengan aman dan terkendali meskipun aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak pada sejumlah wilayah di Indonesia. KAI terus memantau kondisi yang berpotensi memengaruhi keselamatan perjalanan dan melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait.


Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan perusahaan memiliki sistem manajemen keselamatan yang menjadi pedoman dalam menjalankan seluruh operasional kereta api. Pemantauan terhadap kondisi jalur, sarana dan prasarana, serta lingkungan sekitar dilakukan secara berkala.


KAI juga berkoordinasi dengan BMKG dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) untuk memperoleh informasi terbaru mengenai perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan informasi BMKG yang dikutip dalam pemberitaan tersebut, erupsi pada 4 September 2026 pukul 22.03 WIB terekam dengan amplitudo maksimum 19 milimeter dan berlangsung sekitar 29 detik. Hingga 5 September pukul 10.30 WIB, belum terdeteksi kenaikan muka air laut yang signifikan akibat aktivitas tersebut.


KAI menyatakan bahwa seluruh perjalanan kereta api masih berjalan sesuai jadwal dengan tetap memperhatikan kondisi keselamatan. Apabila ditemukan situasi yang berpotensi membahayakan perjalanan, perusahaan memiliki prosedur untuk melakukan pemeriksaan dan mengambil langkah operasional yang diperlukan.


Kondisi serupa juga disampaikan KAI Daop 1 Jakarta. Sebaran abu vulkanik yang terpantau di sejumlah wilayah sejauh ini disebut belum mengganggu keselamatan maupun kelancaran perjalanan kereta api. KAI Daop 2 Bandung juga melaporkan operasional kereta di wilayahnya masih berjalan normal meskipun abu vulkanik telah mencapai sejumlah wilayah Jawa Barat.


Sementara itu, perjalanan kereta dari Jember menuju Jakarta maupun arah sebaliknya juga tetap berlangsung normal. KAI Daop 9 Jember menyatakan tiga layanan, yakni KA Pandalungan 1 dan 2 serta KA Blambangan Ekspres, tidak terdampak aktivitas erupsi tersebut.


Di sisi lain, meningkatnya kebutuhan perjalanan menuju Jakarta akibat gangguan pada sejumlah penerbangan membuat KAI menambah layanan kereta. Salah satunya adalah KA tambahan relasi Malang–Gambir dengan kapasitas 350 penumpang.


KAI mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari KAI, BMKG, serta PVMBG. Perusahaan menyatakan pemantauan dan evaluasi akan terus dilakukan selama aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berlangsung.

Bagikan:
KOMENTAR

TERKINI